Showing posts with label Kepulauan Riau. Show all posts
Showing posts with label Kepulauan Riau. Show all posts

Monday, September 4, 2017

Kepulauan Anambas yang Bikin Gemas

Bagaimana tidak gemas, Kepulauan Anambas yang merupakan kabupaten termuda di Kepulauan Riau ini memiliki pesona alam yang luar biasa menggiurkan. Mulai dari lautnya, daratan, dan gunungnya, semua memanjakan mata para traveler yang datang ke sana.

Kepulauan Anambas, terletak di laut Tiongkok Selatan antara Malaysia Timur dan Barat dan Kalimantan. Kumpulan pulau ini merupakan bagian dari Provinsi Kepulauan Riau. Terkadang juga masuk kedalam kepulauan yang lebih besar yaitu Kepulauan Natuna.

[caption id="attachment_2456" align="aligncenter" width="1440"] Keindahan Kepulauan Anambas yang bikin gemas ini juga nampak dari kejernihan air lautnya. (foto: www.potensilokal.com)[/caption]

98,73% Kabupaten Anambas merupakan wilayah lautan. Pulaunya mencapai 255 buah, dan dari semuanya itu hanya 26 pulau saja yang berpenghuni. Oleh karenanya, kabupaten ini dijuluki ‘Negeri Bahari’.

Di Kepulauan Anambas terdapat berbagai pulau, salah satunya Pulau Bawah yang ternyata pernah mendapat anugerah dari CNN.com sebagai ‘The Most Excotic Island’. Keeksotisan pulau ini mebuatnya menduduki peringkat pertama dalam ajang internasional pulau tropis yang diselenggarakan oleh CNN.com.

Menurut secondlemonade.blogspot.co.id,  gugusan Pulau bawah ini terdiri dari lima pulau yaitu, Bawah, Sanggah, Murbah, Lidi dan Elang. Gugusan pulau tersebut saling tersambung membentuk formasi bulat memanjang. Hamparan pasir yang putih serta air laut yang jernih membuat Pulau ini memang diakui akan kecantikannya.

[caption id="attachment_2457" align="aligncenter" width="1280"] Tak heran bila Kepulauan Anambas gaungnya sampai ke kancah internasional. (foto: i.ytimg.com)[/caption]

Jika dilihat dari permukaan air, pemandangan di dasar laut sangat mudah terlihat oleh kasat mata. Bisa dibilang lautnya seperti transparan. Tak khayal jika para pelancong asing juga sudah menikmati keindahan pulau ini, bahkan pelancong asing tersebut sengaja berkunjung dengan kapal pesiar mininya. Jika ingin berwisata ke pulau ini, disarankan pada bulan Maret hingga Juli karena ombak akan besar selain bulan-bulan tersebut. Untuk mencapai pulau ini bisa ditempuh dengan speed boat dari Tarempa selama 3 jam.

Di Kepulauan Anambas, ternyat tak hanya wisata baharinya saja yang menonjol, pariwisata pegunungan dengan kawasan puncak nan dingin juga tersedia di daerah ini. Terutama di wilayah pegunungan Samak di Pulau Siantan dan gugusan pegunungan di Jemaja Timur. Hal ini diterangkan dalam potensilokal.com, saat ini jalan-jalan sudah dibuka untuk mencapai wilayah tersebut.

Friday, August 4, 2017

Boleh Juga Nih, Ada Program 'Tamu Wajib Menginap' di Tanjungpinang

Ternyata, Pemerintah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau telah mencanangkan program Tamu Wajib Menginap minimal semalam untuk menggenjot roda perekonomian melalui belanja pengunjung.

"Melihat kondisi ekonomi Provinsi Kepri semakin melemah, kami membuat kebijakan bahwa setiap tamu yang datang wajib menginap satu hari di Tanjungpinang," kata Sekretaris Daerah Tanjungpinang, Riono di Tanjungpinang, Senin (15/5/2017).

Demi ekonomi daerah


Berdasarkan data Bank Indonesia, pertumbuhan perekonomian di Kepri pada triwulan I tahun 2017 hanya 2,02 persen.

"Ini menjadi perhatian Pemkot Tanjungpinang dalam meningkatkan ekonomi daerah," ujarnya seperti dikutip dari Antara.

Riono menjelaskan program Tamu Wajib Menginap minimal semalam itu sekaligus untuk mempromosikan potensi wisata yang ada di Tanjungpinang. Dengan bermalam, maka seluruh tamu yang datang dapat menikmati keindahan alam Tanjungpinang dan objek wisata lainnya selama sehari.

"Tanjungpinang itu menarik dan indah, banyak tempat wisata. Pulau Penyengat yang menyimpan sejarah kejayaan Kerajaan Riau-Lingga, salah satu objek wisata andalan," katanya.

Ia menyatakan, kunjungan wisatawan memberi dampak positif bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat. Para tamu dapat membeli oleh-oleh yang dijual oleh para pedagang di Tanjungpinang.

"Ada banyak kerajinan tangan dari Tanjungpinang, yang dapat dijadikan oleh-oleh," ucapnya.

Riono mengemukakan selama empat tahun terakhir masa kepemimpinan Lis Darmansyah-Syahrul fokus meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan dan administrasi pemerintahan.

"Alhamdulillah seiring berjalannya waktu, infrastruktur pelayanan kesehatan dan administrasi semakin baik. Kedepan kami akan meningkatkan pelayanan melalui sistem online," ujarnya.

Sumber: Antara